KIOS UKM sebagai wadah berkumpulnya UKM dan IKM Indonesia

KIOS UKM sebagai wadah berkumpulnya UKM dan IKM Indonesia

Dalam tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK, perkiraan jumlah wirausaha UKM di Indonesia naik dari 1,56 persen pada 2014, menjadi 3,1 persen dari jumlah penduduk pada akhir 2016. Untuk itu, pemerintah optimistis pada 2019 Selengkapnya »

Gula Semut Gula Nikmat untuk Rakyat

Gula Semut Gula Nikmat untuk Rakyat

Gula yang berasal dari Nira pohon Kelapa (coconut palm sugar) atau pohon Aren (arenga palm sugar) dan berbentuk kristal berwarna coklat ini sebenarnya sudah sejak lama dikenal dan digunakan oleh bangsa Indonesia. Gula semut akhir-akhir ini Selengkapnya »

Dengan memanfaatkan sosmed, maka hambatan jarak, ruang dan waktu, serta harga barang, bisa tereliminir

Dengan memanfaatkan sosmed, maka hambatan jarak, ruang dan waktu, serta harga barang, bisa tereliminir

Pentingnya UKM memanfaatkan media sosial (medsos) untuk meningkatkan kinerja penjualan produknya. "Dengan memanfaatkan sosmed, maka hambatan jarak, ruang dan waktu, serta harga barang, bisa tereliminir" UKM tak lagi butuh ruang yang besar Selengkapnya »

‘UKM Center’, agar pelaku UKM memiliki sarana pemasaran bagi produk yang dihasilkannya

‘UKM Center’, agar pelaku UKM memiliki sarana pemasaran bagi produk yang dihasilkannya

'UKM Center', agar pelaku UKM memiliki sarana pemasaran bagi produk yang dihasilkannya. Produk UKM yang beragam untuk masing-masing daerah menjadi tantangan pemerintah dan pelaku uasah untuk dapat memasarkan produk yang dihasilkannya. Pemerintah Selengkapnya »

“UMKM menjadi penahan saat guncangan ekonomi dan menyerap tenaga kerja,” ucap Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. 

“UMKM menjadi penahan saat guncangan ekonomi dan menyerap tenaga kerja,” ucap Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini. 

Liputan6.com, Jakarta – Forum Ekonomi Islam Dunia (World Islamic Economic Forum/WIEF) ke-12 menitikberatkan pada peranan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkesinambungan, termasuk ekonomi Islam. UMKM Selengkapnya »

 

Dengan memanfaatkan sosmed, maka hambatan jarak, ruang dan waktu, serta harga barang, bisa tereliminir

Pentingnya UKM memanfaatkan media sosial (medsos) untuk meningkatkan kinerja penjualan produknya. "Dengan memanfaatkan sosmed, maka hambatan jarak, ruang dan waktu, serta harga barang, bisa tereliminir"

UKM tak lagi butuh ruang yang besar untuk memajang produknya. Di kamar pun bisa membuka toko online. Waktu tanpa batas, bisa kapan saja dan dimana saja, tidak terhambat. "Jarak juga tidak menjadi hambatan untuk mengirim barang, karena sudah banyak perusahaan jasa kurir untuk mengantar barang dengan harga yang murah dan cepat sampai ke konsumen. Jangkauan pemasaran pun bisa mendunia. Tenaga kerja juga bisa dimanfaatkan dengan efektif dan efisien"

Pelaku UKM di Indonesia diharapkan sudah mulai melangkah mempromosikan dan menjual produknya melalui medsos agar tidak tergilas zaman. "Hanya saja, medsos hanyalah sebagai alat. Kita harus tetap memiliki pengetahuan dasar yang kuat dalam berbisnis"

Beberapa hal yang harus dimiliki UKM dalam melakoni dunia media sosial :
  1. Menjaga sikap dan perilaku dalam bermedsos. "Jagan berbohong akan produknya. Bilangnya tidak luntur, tapi luntur. Berjanji tapi ingkar. Bilangnya barang sampai dalam satu hari, faktanya lima hari. Harus bermitra dengan yang amanah. Dan juga harus mengontrol ketersediaan barang dalam stok"
  2. Medsos mampu menciptakan jaringan usaha atau network.
  3. Memanfaatkan medsos untuk membaca peluang usaha.
  4. Memiliki skill dalam berbisnis seperti pemasaran, kualitas produk, dan sebagainya, agar mampu menarik minat konsumen.
  5. Ciptakan brand dan merek produk yang mudah diingat. Setelah itu, UKM harus mampu menjaga kepercayaan konsumennya. Sedikit saja kesalahan, bisa menghancurkan semuanya. Sebelum merilis produk ke pasaran, sebaiknya mengurus hak cipta dan mereknya agar tidak dijiplak pihak lain. Terutama bagi UKM dengan produk kreatifnya.

Peluang di Medsos

Ada perubahan perilaku konsumen saat ini, perkiraan 84% konsumen membeli barang karena medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dan LINE) serta e-Commerce/Marketplace.                          Sangat disayangkan bila UKM tidak memanfaatkan medsos dan e-commerce/Marketplace untuk meningkatkan penjualan produknya.

Media sosial  diantaranya meningkatkan jangkauan dan eksposur (brand awareness), berinteraksi dengan follower (engagement), dan berikan solusi kepada follower (selling). Peranan Media Sosial adalah selling nomor tiga, setelah brand awareness dan engagement. Baru kemudian akan menciptakan apa yang dinamakan brand loyality.



Penting untuk dilakukan UKM lakukan dalam bermedsos-ria untuk memasarkan produknya.
  • Mengetahui apa yang follower suka dan tidak suka, termasuk kapan mereka membuka medsos.
  • Mengetahui apa yang dikatakan follower terhadap brand produknya (brand perspective).
  • Mengetahui apa yang diposting dalam medsos, kapan soft sell, kapan hard sell (right contents).
  • Mampu Memanage ekspektasi follower terhadap brand produk Anda.
Peerlu diketahui pula karakteristik dari media sosial yang akan dipergunakan berbeda-beda , seperti ; FB, Twitter, dan Instagram, juga berbeda, termasuk beda dalam kegunaan dan algoritmanya. Twitter itu mirip running text di televisi, harus berulang-ulang agar follower melihat. Sedangkan FB dan Instagram tidak begitu. Cukup ada yang me-like, maka postingan kita akan muncul lagi ke depan para follower. 


KIOS UKM berusaha membantu memasarkan produk UKM & IKM Indonesia dengan metode dan Media Sosial yang KIOS UKM miliki.

Salam UKM dan IKM Indonesia

KIOS UKM

www.kiosukm.info